Point perbincangan semi-final Piala Dunia pertahanan Prancis dan fenomena Maroko

Sky Sports menyaksikan jalan cerita khusus dari semi-final Piala Dunia; Argentina menaklukkan Kroasia 3-0 pada Selasa malam di Stadion Lusail; Prancis menantang Maroko – menjadi negara Afrika pertama kali yang capai final – pada Rabu malam di Stadion Al Bayt; kick off jam 7 malam

Prancis menjaga mahkota mereka dan lari ajaib Maroko. Semua untuk mainkan Lionel Messi dalam kencannya dengan takdir. Inggris kemungkinan tersisih tapi semi-final di Qatar janjikan kesan.

Messi bawa Argentina ke final dalam shooting terakhir kalinya di kemasyhuran Piala Dunia saat dia berusaha perkuat peninggalannya sebagai pemain terbaik yang sempat ada. Tetapi yang merintangi jalannya ialah Prancis atau Maroko.

Prancis ingin jadi team pertama semenjak Brasil pada 1962 yang memenangi Piala Dunia beruntun. Tetapi, mereka hadapi team Maroko yang membuat riwayat berusaha menjadi negara Afrika pertama kali yang capai final.

Tahapan akhir Piala Dunia di Qatar sarat dengan jalan cerita. Di sini Sky Sports pilih beberapa yang terbaik

Pertahanan Prancis di Piala Dunia mereka

Prancis kemungkinan bukan team yang sama dengan tahun 2018, tapi 4 tahun sesudah kemenangan mereka di Rusia, dan mereka berkemauan untuk menjaga gelar Piala Dunia mereka.

Cideranya Karim Benzema, Paul Pogba, N’Golo Kante, Christopher Nkunku dan Presnel Kimpembe memberikan ancaman untuk gagalkan kampanye mereka, tapi kepala pelatih Didier Deschamps sudah kumpulkan barisan yang lain berpadu dalam upayanya untuk maju terus.

Kebersama-samaan 2018 yang lenyap di Piala Eropa diketemukan kembali di Qatar. Deschamps tahu begitu bikin rugi ketidakserasian group di kompetisi besar. “Anda tidak memenangi laga karena Anda mempunyai kamp yang berbahagia, tapi Anda dapat kalah bila Anda tidak memiliki.”

Satu perihal yang menolong Deschamps Prancis memenangi laga ialah mempunyai Mbappe, pembuat gol paling banyak kompetisi.

Pemain berumur 23 tahun itu meneruskan rekor cetak gol Piala Dunia yang mengagumkan di Qatar, dengan 5 golnya ini kali membawa jadi sembilan gol di dalam 12 performa kompetisi. Miroslav Klose dari Jerman menggenggam rekor selama hidup dengan 16.

Inggris membuat diam di hari Sabtu, melipatgandakan dan kadang melipatgandakannya. Tetapi perasaan takut yang dimasukkan hadirnya di team musuh membuat ruangan untuk beberapa orang disekelilingnya. Antoine Griezmann, terutamanya.

Ahli Sepak Bola Prancis Jonathan Johnson yakin ia bahkan juga lebih bernilai untuk team Deschamps dibanding Mbappe.

“Ia benar-benar penting, ia ada di Rusia,” kata Johnson ke Sky Sports News. Didier Deschamps selalu benar-benar setia padanya, kemungkinan terlampau setia ingat bagaimana performnya turun di Barcelona dan di Atletico Madrid.

“Tetapi Griezmann saat ini ialah pemain kunci Prancis. Saya berpikir ia ialah calon yang paling kuat untuk mempunyai potensi jadi pemain terbaik kompetisi, khususnya karena Prancis harus dapat capai final.”

Bila Prancis menangani kekurangan pertahanan mereka dan tinggalkan Qatar sebagai juara, mereka akan ada di perusahaan yang terhormat. Salah satu negara yang lain memenangi Piala Dunia beruntun ialah Italia (1934, 1938) dan Brasil (1958, 1962).

Leave a Reply